20160403

Review : Shuriken Sentai Ninninger Series

Sudah sebulan lebih kita tak menantikan ninja kawe yang biasanya hadir di hari minggu pagi. Kalau begitu, saatnya kita ripiu...

######

Full team Not-Hiding-Ninja

Alkisah, di 444 tahun yang lalu, sang raja perang, Kibaoni Gengetsu merusuh di tanah Jepang dan membawa kehancuran dimana-mana. Tapi tenang, dunia punya pejuang-pejuang, salah satunya adalah ninja yang menjuluki dirinya The Last Ninja, Yoshitaka Igasaki. Dengan gagah berani, dia melawan Kibaoni, dan akhirnya takluk juga. Dia berhasil menyegel Gengetsu dan membawa love and peace di muka bumi.

Dan pada 2015, segelnya lepas. Giliran para cucunya yang menyegelnya dan menjadi Last Ninja!

######

Story :

Cerita berfokus pada niat 5 orang cucu si Opung Yoshitaka untuk menjadi Last Ninja dan membasmi ninja jahat, Klan Kibaoni. Ceritanya sebenarnya lumayan mantab, kalau misalnya lurus-lurus aja. Namun, yang ada di seri ini, cerita bisa dibilang kurang fokus dan sepertiga itu berisi filler, tribute episode, dan yang gak penting lainnya. Yang paling menggangu ane adalah kemunculan para senpai sentai. Okelah kalau mau muncul, tapi di episode 7, Sasuke dan Yousuke sepertinya sudah cukup, ditambah Akaranger. Tapi malah ditambah-tambahi dengan munculnya Jiraiya, (masih ditolerir) Magi Yellow (lah, yang belajar sihir cuman si Yakumo doang), dan sumpah kagak ada penting-pentingnya (karena memang episode tahun baruan sama sekali tak penting, tapi yang ini jadi luar biasa tak penting -_-) si Shurikenger, yang sebenarnya sudah diwakilkan oleh Yousuke kalau bawa nama Hurricanger.

Ditambah cerita terlalu datar, jauh lebih datar ketimbang Drive. Namun berhasil dipompa dengan adanya Star Ninger dan misteri Kyuuemon. Kinji membawa penyegar yang luar biasa segar. Dimana dengan keraguan dan dendamnya itu membuat ane angkat jempol.

Datar diawal, epik diakhir. Episode-episode bontot lumayan menghibur ane. Gak kalah bagus dengan Shinkenger, dimana sukses memainkan emosi penonton. Sayangnya tidak ditutup dengan episode terakhir yang mantab, penyakit kambuhan semua Toku belakangan ini. Syukurlah berhasil ditutup dengan haru, terutama bagi Kyuuemon. Gara-gara ini, ane jadi niat nunggu Ninninger Returns :v.

Twist-twist yang dihadirkan lumayan bagus dan logis. Favorit ane adalah ketika Kyuuemon mengaku anak Kibaoni, dimana dia juga kebelet mengumpulkan ketakutan demi membangkitnya Bapaknya.

Untuk cerita, bisa dibilang pas-pasan sih.

Cast and Character :

Cast setengah bagus untuk yang cowok, sempurna untuk yang cewek. Teriakan "atsui na kore" atau "moette kita" Takaharu kurang sedap kalau si Shunsuke Nishikawa yang melakukan. Coba kalau Sota Fukushi, jauh lebih manteb kali yak. Satu lagi, si Yakumo, entah kenapa agak geli-geli gitu yang meranin Gaku Matsumoto, bagusan yang meranin si Mitch (Mahiro Takasugi).

Untuk karakter, semuanya bagus-bagus saja. Ada Igasaki Takaharu  si kakak tertua yang kerjanya main gerak gitu aja, tanpa banyak pikir sana-sini. Ada Katou Yakumo yang hobinya berbahasa inggris kemarok (ngikut si si Hoji DekaBlue) dan 2nd strategy thinker. Ada Matsuo Nagi yang menunggu 20 episode dulu baru ngelihat development karakternya. Ada Igasaki Fuuka yang tak perlu kau ragukan lagi kekawaiiannya. Ada Momochi Kasumi yang menjadi si cerdik yang berulang kali menjadi penunjuk jalan yang lurus bagi timnya walau pernah sekali kesandung batu. Dan ada Takigawa Kinji yang bahasa inggrisnya tiada lebih baik dari Yakumo, tapi dengan cerita masa lalu dan keragua-raguannya yang mendongkrak nilai.

Untuk para bandit Kibaoni, ada si rubah kelewat licik, Izayoi Kyuuemon. Dan para pelayan Kibaoni yang lain, Gabi Raizo yang sayangnya mati terlalu cepat (kalau tidak, rivalitas GabiXTakaharu bisa sama menariknya dengan JuuzoXTakeru), Tsugomori Masakage, Ariake no Kata, dan si bocah kampret yang bisa menaklukkan taktik Kasumi-chan Kibaoni Mangetsu (sayang juga, hanya nongol sebentar)

Best Chara versi ane adalah Kinji dan Kyuuemon. Karena dua karakter tadi mempunyai pendalaman yang berbeda dengan karakter yang lain.

Kestingan dan karakter yang dihadirkan semuanya oke punyalah.

Misc :

Ini kali ketiga konsep ninja diangkat menjadi tema sentai. Dan dengan konsep yang sama dengan Drive, menabrakkan konsep yang biasanya ada. Yang ditabrak adalah konsep ninja yang seharusnya bergerak diam-diam dan tidak terlihat, malah dibuat norak dan terang-terangan.

Mecha nyeleneh, tapi tidak seaneh Toqger, yang absolut anehnya menurut ane. Ada satu yang aneh, Ha-Oh Shurikenjin. Mecha tumpuk yang membuat Engine-Oh G12 jauh lebih baik. :v

Seperti yang ane bilang pada postingan similarites, Nininnger sedikit banyak meniru konsep senjata Shinkenger, ada pedang sebagi senjata utama dan sidearms. Tapi senjatanya disini kurang ninja, tidak ada pemakainya Shuriken dan Kunai yang lumayan banyak.

Secara cerita, serba tanggung. Tensi cerita bisa dibuat sangat serius tapi kebalikannya, bisa dibuat ngelawak. Sekilas ane merasa ini Go-Onger versi prototype dengan cerita ninja.

Sentai yang kelihatan fun, tapi sekali lagi punya sisi cerita yang lumayan kelam. Tapi butuh kesabaran yang lumayan untuk menunggunya :v

Diantara bandit sentai yang ada, Kyuuemon layak sekali masuk dalam best 10. Ninja yang luar biasa licik dengan akal bulus yang kampret bener. Tapi, ane gak menyangka seiyuu Kyuuemon adalah Megumi Han, seiyuu yang sama yang memerankan Rinko Yamato di Kartun Jepang Ore-Monongatari.

Suara licik Kyuuemon itu sama dengan suara imut-imut Rinko-chan...
Sama, kenapa Kyuuemon kecil laki, yang suarain perempuan?

Walau terlalu banyak come-back, beberapa kesannya berlebihan. Seperti hadirnya Shurikenger, yang sebenarnya sudah ada Hurricane Red di episode 7. Tidak semenyenangkan come-back para senpai sentai terdahulu di Gokaiger

Cerita Om Tsumuji membuat kokoro ini tersentuh, hiks~

Best Quote!

Summary:
7.9/10
*diedit setelah tamat Zyuohger

Anu, ane memang ngasih lebih rendah daripada yang dikasih IMDB (7.9), walau begitu ane masih meyatakan sentai ini sentai yang layak tonton (layak tonton sekali bagi anak-anak). Dan sangat layak sekali bila dibandingkan dengan Toqger atau PR Super Megaforce.

Apresiasi sekali terhadap kru Ninninger yang sudah berusaha semaksimal mungkin membuat tayangan yang baik ini. Kirim salam buat semuanya (terutama buat Yuuka Yano!), semoga sehat-sehat selalu!

Ditunggu V-Cinemanya di tanggal 22 Juni!



Yep, segini aja ye. 

Jaa nee!


Special credits to Madesu  and Ryuzaki-Logia for providing Ninninger with Indonesian Sub.

0 comments:

Post a Comment