20180213

First Impression : Lupinranger vs Patranger

Seperti yang ane duga, ada sesuatu yang menarik yang disembunyikan selain pertama kalinya dua tim Super Sentai diadu dalam layar televisi. Dan episode pertama dari maling melawan polisi ini asyik sekali!

Maling apa hari ini?

Jadi, seperti premisnya, berkisah tentang trio maling yang memaling hasil malingan dari maling legendaris yang sebelumnya dimaling oleh maling yang lain. Pusing? Jangan dulu dong, hehehe....

Yang dimaling kembali oleh para maling ini tentu adalah hasil malingan oleh maling legendaris Arsene Lupin, yang ternyata hasil malingannya bukan barang sembarang barang. Barang hasil malingan tersebut mempunyai kekuatan yang kebetulan diincar oleh maling sekaligus gerombolan penjahat Gangler. Nah, karena itulah mereka sepertinya dipekerjakan oleh Kogure yang sepertinya mempunyai hubungan dengan si maling legendaris, Arsene Lupin. Dengan misi utama, mengambil barang hasil malingan maling sekaligus menghancurkan monster agar hasil malingannya itu tidak dipergunakan sembarangan dan menimbulkan kerusakan. Terdengar lumayan heroik kan, untuk sekelas maling?

Yes, they are.
Kaya'nya sih, gatau juga... :/
Hal inilah yang sedikit membuat para polisi sedikit geram. Mereka kalah cepat mengejar Gangler, kalah canggih peralatan tempur, dan kini masyarakat umum menanggap mereka lumayan heroik karena membasmi monster. Jelas, Keichiro dan kawan-kawan kesal sendiri, terutama Keichiro. Ya, sepertinya pak polisi ini akan jadi karakter polisi yang semenarik Ban atau Shinnosuke.

Kzl, kzl, kzl...
Sedikit aneh tapi menarik ketika sisi Lupinranger kelihatanya lebih banyak tahu tentang Lupin Collection dan Gangler. Juga mereka solid dan serius dengan jobnya sebagai maling. Juga, janji antara mereka bertiga dan dengan Kogure. Membuat para polisi dan Patranger sekilas seperti karakter sampingan yang tiba-tiba datang ketika kerusuhan sudah diatasi oleh Lupinranger. Sampai pada akhirnya, mereka menunjukkan jati diri sebagai Patranger dengan Changer yang sama, VS Changer. Dan entah kenapa membuat para maling lumayan terkejut dengan hal itu.

Ini salah satu hal penting yang perlu diperhatikan di seri ini, Changer yang sama, namun dengan tampilan yang berbeda. Dan VS Changer tersebut adalah Lupin Collection. Nah, yang manakah hasil maling? Lupin Changer, atau Pat Changer?

Kairi: "Lah, lu pade maling dimane itu barang?"
Ditambah lagi dengan angle kamera yang semakin apik dan variatif, maka hampir dipastikan seri ini menarik untuk diikuti. Dan bagi ane sendiri, sentai ini akan jauh lebih menarik dari kereta api, ninja yang tidak sembunyi, sentai sablonan pinggir jalan, dan Kyuranger (yah, berhubung belum tuntas nonton, belum ada ejekan yang tepat, hahaha...)

Segini aja dulu. Mungkin sehabis episode dua, ane akan ngebahas habis hal-hal apa saja yang bisa membuat serial ini lebih menarik lagi. Sudah ane katakan diatas satu, yaitu soal Changer yang sama.

Yodah, jaa nee!





Bonus: Tsukasa-san, Changer, dan keimutan tiada tara...
Btw, follow ya IG doi :3

3 comments: